Promotions

Sabtu, 27 Agustus 2011

Doa Kita Pasti Terkabul

Salam hangat.
Isian ke dua dalam memulai langkah yang baru, sudah pasti di penghujung bulan suci Romadhon ini pasti semua orang mengharapkan sebuah titik yang mendekati kesempurnaan. Memang tidak akan mungkin kita dapatkan karena kesempurnaan itu hanya milik Tuhan YME. Kita yang beragama sudah pasti mempercayainya. Banyak sekali kisah-kisah tentang kehidupan yang menggambarkan betapa dekat hati kita dengan tuhan.


Beberapa waktu tadi saya membaca tentang sebuah kisah yang nyta dan memang terjadi diantara kami. Seorang teman, sahabat, orang tua, dan sosok yang saya anggap bisa manjadi contoh menturkan hal yang menginspirasi untk berbuat lebih banyak dengan mendekatkan diri dan lebih dekat dengan Tuhan YME.

Mungkin ini juga  akan bisa menjadikan inspirasi bagi pembaca lainnya. Dia bercerita, meskipun tidak secara langsung kepada saya tentang pengalamannya itu. Ceritanya, dalam waktu sekian lama seorang laki-laki itu merasa manjadi jauh dengan Tuhannya.  Sedangkan waktu semakin memaksa untuk berbuat lebih banyak. Dengan Tuhan dia bercerita semua masalahnya di dunia. Mulailah dia mendekat. Menjalankan kewajiban-kewajibannya, dan meminta perihal yang dibutuhkannya.

Yang saya tahu dia itu seorang yang tidak pernah merasa putus asa. "Gampang saja, cukup berprasangka baik lah yang pertama". Katanya. Ampuh juga ternyata.

Dalam doa disampaikanlah keinginan agar dosa-dosanya di ampuni, dosa ayah ibu, dosa kakek nenek, dosa para buyut yang sudah mendahului, dan meminta sebuah kepandaian atas ilmu dari usaha yang telah lama ditekuni(kurang lebih 1 tahun). hingga habis waktu menuju subuh selesailah doa yang di panjatkan.

Ternyata tidak begitu lama doa itu terkabul. Anda percaya?? Harus!!
Selang beberapa lama ada seorang teman datang lewat dunia maya. Mulai menyapa saling tanya, kabar, keluarga, pekerjaan, dan..banyak lagi hal yang lain. Dari sana mulai ada perbincangan serius. Mungkin Anda anggap hal sepele..akh.. tidak.. ini serius.

Sebuah ilmu. Ilmu tentang sebuah keidupan. Saling berbagi hingga ada pemahaman yang sangat mendalam tentang kepandaian yang dia harapkan itu. Memang hanya beberapa menit, namun ada sebuah kepandaian yang di dapat, ya itu tentang yang diharapkan.

Ternyata Tuhan punya skenario berbeda dengan apa yang kita kira. Dari sebah perbincangan itu, Tuhan telah mengirimkan jawaban atas doa kita. Seseorang memberi penjelasan tentang apa yang kita cari, dan dengan mudah kita pahami, itu baru, namun berarti.

Kita pasti pernah berdoa. Percayalah Tuhan pasti mengabulkannya entah dengan cara apa, kapan waktunya, dan seperti apa, kita tak tahu. Mugkin dengan lebih melatih kepekaan diri kita, kita akan tahu jawaban doa yang kita sampaikan. Percayalah. Tuhan sangat dekat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar